Meutia's posts with tag: language

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag language
Blog EntryEngdonesia Bahasa KitaSep 3, '06 4:17 PM
for everyone
Link to Full Article

Selamat hari merdeka! Terlambat dikit gak papa deh, daripada enggak sama sekali. Dalam rangka tujuhbelasan mari kita membahas tentang bahasa. Bahasa Inggris terdiri dari bermacam-macam variasi. Mulai dari Inggris Amerika, Inggris Australia, atau Inggris Ratu di negara Inggris sono.  Di tempat-tempat di mana Bahasa Inggris bukan bahasa utama, bahasa ini tercampur aduk dengan bahasa lokal, contohnya di India, dimana gabungan bahasa Hindi dengan Inggris dikenal sebagai Hinglish (Hindi English), sementara di Singapura, bahasa inggris campur aduk melayu dan cina dinamakan Singlish (Singapore English). Dalam Singlish, bahasa utamanya tetap bahasa Inggris, tetapi banyak diselipkan kata-kata dari bahasa melayu atau cina. Contohnya :
Wah, you work so hard until pengsan!
Wah, elo kerja keras banget sampe pingsan
Dan bukan cuma itu, tata bahasanya kadang menggunakan tata bahasa melayu atau cina, tapi kata-katanya berbahasa inggris. Contohnya
You stay where, hah?
Maksudnya: Elo tinggal di mana?
Intinya, bahasa inggris yang tercemar oleh bahasa asing akan mengalami "hibridisasi" sehingga jadi bahasa lain, contohnya Hinglish, Manglish, atau Singlish. Apa hubungannya sama hari kemerdekaan?Sekarang ini bahasa Indonesia juga mengalami ketercemaran. Coba, pada kenyataannya, sehari-hari siapa sih yang ngomong bahasa indonesia asli dan baku? Gak usah baku deh, siapa sih hari ini yang ngomong bahasa gaul sehari-hari yang murni indonesia? Sekarang sih, semua orang ngomongnya udah campur aduk deh, khususnya bahasa Inggris. Tercemar bahasa Indonesianya. Contohnya banyak banget. Dari yang sederhana 10-30 persen bahasa inggris per kalimat:
Eh… tau gak si Santi kan mau married..Gimana sih, baju loe gak matching banget..Wah gue surprised banget elo dateng
Sampe yang agak parah: 30-50 persen per kalimat
To the point aja deh, kalo ngomong jangan muter-muter gitu..
Sampe yang cukup parah: 50-70 persen perkalimat
gue kepengen banget ke south americanya travel backpacking tiga bulan di sono, cool banget kan?
Sampe yang parah banget di atas 70 persen per kalimat
gue lagi belajar tango dance, would be great kalo bisa sekalian disana belajarnya. Tapi maunya ambil diving course dulu. Sekarang gue lagi mau apply job di tempat lain, gue lagi pitching hotel. Wish me luck bisa dapet ya?
 Gak terbatas di tataran bahasa sehari-hari, bahkan kalangan kewartawanan juga udah tercemar oleh gejala ini. Masalahnya, di dalam pemberitaan, bahasa yang tercemar itu udah jadi "resmi" sehingga orang kadang gak ngeh bahwa bahasa tersebut gak resmi. Contohnya dari sebuah koran terkenal
Pengaturan brightness ditujukan untuk mengatur daya tangkap terhadap intensitas cahaya alami. Fitur scene dipakai dalam rangka menyesuaikan terhadap pemandangan yang diinginkan, antara lain mempunyai opsi landscape, portrait, mode malam, dan sport. Satu fitur lagi yang dimiliki pula oleh kamera digital adalah color tone, di fitur ini kita bisa berkreasi untuk menghasilkan foto dengan efek sepia, hitam putih, film negatif, dan beberapa lagi.
Dan ini bahkan dari sebuah laporan pemerintah.
Kontribusi Tanah Secara Sukarela merujuk pada sebuah proses dimnana seorang individu atau pemilik secara umum / bersama menyetujui untuk menyediakan tanah bagi aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan proyek tanpa kompensasi atau dengan kompensasi yang disediakan masyarakat. Kontribusi secara sukarela adalah sebuah tindakan persetuiuan yang terinformasikan yang dibuat dengan mengetahui terlebih dahulu bahwa ada opsi-opsi lainnya tersedia beserta dengan berbagai akibatnya termasuk hak untuk tidak mendonasikan atau tidak memindahkan (hak kepemilikan) tanah tersebut.
Coba… sejak kapan bahasa indonesia punya kata-kata seperti opsi, donasi, fitur…? Apa bener-bener gak ada terjemahan bahasa indonesianya sampe harus dipindah-lafalkan seperti itu? Saking uniknya gejala ini, kayaknya harus dikasih nama. Seperti halnya bahasa inggris yang tercemar bahasa singapura namanya jadi Singlish, maka bahasa indonesia yang tercemar bahasa inggris namanya harusnya adalah Bahasa Engdonesia. Lama-lama kalo bahasa Engdonesia ini jadi resmi, bisa jadi kayak gini kali:
Adalah neseseri untuk spik bahasa Indonesia dengan proper dan gut. Dets whai, kita gak boleh spik bahasa indonesia mix dengan english. Wi mast spik bahasa indonesia as pyur as posibel seperti ansester kita during independens dei spik tu wan enader.  Dis is de mos proper whei of spiking bahasa Indonesia, yu nouw?

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help